Skrining Merokok Pada Anak Sekolah

Saat ini perilaku merokok tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, namun juga di kalangan pelajar. Hal ini sangat memprihatinkan karena pelajar adalah generasi penerus bangsa, yang diharapkan kelak akan menjadi masyarakat sehat dan produktif. Sedangkan konsumsi dan paparan asap rokok berdampak serius terhadap kesehatan, antara lain adalah kanker paru, kanker mulut, penyakit jantung, penyakit saluran pernafasan kronik dan gangguan kehamilan.

Puskesmas Ciluluk, melalui Program Promosi Kesehatan melakukan skrining merokok pada anak usia sekolah yaitu usia 10 – 18 Tahun. Sasaran kegiatan ini adalah 19 SD, 6 SMP dan 5 SMA yang berada di wilayah kerja puskesmas yang dilaksanakan Tahun 2025. Kegiatannya mencakup edukasi tentang bahaya merokok dan pengisian kueisioner.

Tujuan skrining ini dilaksanakan sebagai upaya mendapatkan data awal perilaku merokok di lingkungan sekolah, dan sebagai langkah awal untuk upaya berhenti merokok. Diharapkan para pelajar memahami bahaya merokok sehingga dapat mengurangi jumlah perokok pada pelajar.