Bahaya Fogging
Fogging merupakan salah satu metode pengendalian nyamuk yang menggunakan bahan kimia untuk membunuh nyamuk dewasa. Meskipun sering dilakukan untuk mencegah penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD), penggunaan fogging yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai dampak berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
Paparan asap fogging mengandung zat kimia insektisida yang dapat menyebabkangangguan produksi sel darah gangguan pernapasan, gagal ginjal, kerusakan gen, mual, hingga keracunan, terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma. Jika terhirup dalam jangka waktu lama atau sering, zat kimia tersebut berisiko menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius.
Selain berdampak pada manusia, fogging juga dapat merusak lingkungan. Bahan kimia yang digunakan tidak hanya membunuh nyamuk penyebab penyakit, tetapi juga serangga lain yang bermanfaat, serta dapat mencemari udara, tanah, dan sumber air. Penggunaan fogging secara berlebihan juga dapat menyebabkan nyamuk menjadi kebal terhadap insektisida, sehingga efektivitas pengendalian nyamuk semakin menurun.
Oleh karena itu, fogging sebaiknya dilakukan sesuai prosedur dan hanya sebagai langkah penanggulangan sementara. Pencegahan yang lebih efektif adalah dengan menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui kegiatan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. Dengan langkah pencegahan yang tepat, risiko penyakit akibat nyamuk dapat dikurangi tanpa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan